Senin, 11 Februari 2013

KANCIL DAN SIPUT LOMBA LARI


Suatu hari kancil bertemu dengan siput dipinggir kali. Melihat siput merangkak dengan lambatnya, sang kancil dengan sombong dan angkuhnya berkata.
Kancil : “Hai siput, beranikah kamu lomba lari denganku ?”
( ajakan terasa sangat mengejek siput, berpikir sebentar, lalu menjawab )
Siput : “Baiklah, aku terima ajakanmu dan jangan malu kalau nanti kamu sendiri yang kalah.”
Kancil : “Tidak bisa, masa jago lari sedunia mau dikalahkan olehmu, siput, binatang perangkak kelas wahid di dunia.” ejek kancil.
Kancil : “Baiklah, ayo cepat kita tentukan larinya !” jawab kancil.
Siput : “Bagaimana kalau hari minggu besok, agar banyak yang menonton.” Kata siput.
Kancil : “Oke, aku setuju.” Jawab kancil.
Sambil menunggu hari yang telah ditentukan itu, siput mengatur taktik. Segera dia kumpulkan bangsa siput sebanyak-banyaknya. Dalam pertemuan itu, siput membakar semangat kawan-kawannya dan dengan geram mereka ingin mempermalukan kancil dihadapan umum. Dalam musyawarah itu, disepakatilah dengan suara bulat bahwa dalam lomba nanti setiap siput ditugaskan berdiri diantara rerumputan di pinggir kali. Diaturlah tempat mereka masing-masing. Bila kancil memanggil maka siput yang didepannya itu yang menjawab begitu seterusnya.
Sampailah saat yang ditunggu itu. Penonton pun sangat penuh. Para penonton datang dari semua penjuru hutan.
Kancil dan siput telah bersiap digaris start. Pemimpin lomba mengangkat bendera, tanda lomba di mulai. Kancil berlari sangat cepatnya. Semua tenaga dikeluarkannya. Tepuk tangan penonton kian menggema, memberi semangat kepada kancil. Setelah lari sekian kilometer, berhentilah kancil. Sambil napas terengah-engah dia memanggil.
Kancil : “Siput !” seru kancil.
Siput : “Ya, aku disini.”
Karena siput telah berada didepannya, kancilpun kembali lari sangat cepat sampai tidak ada lagi tenaga yang tersisa. Kemudia dia pun memanggil.
Kancil : “Siput !” teriak kancil lagi.
Siput : “Ya, aku disini.”
Berkali-kali selalu begitu. Sampai pada akhirnya kancil lunglai dan tak dapat berlari lagi. Menyerahlah sang kancil dan mengakui kekalahannya. Penonton terbengong-bengong.
Siput menyambut kemenangan itu dengan senyuman saja. Tidak ada loncatan kegirangan seperti pada umumnya pemenang lomba.

Selasa, 05 Februari 2013

Candi Penampehan

Candi Penampehan
 
Candi Penampehan yang terletak dilereng Gunung Wilis, Dusun Turi Desa Geger kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung merupakan candi Hindu kuno peninggalan kerajaan Mataram kuno dibangun pada tahun saka 820 atau 898 Masehi. Arti penampehan itu sendiri konon berasal dari Bahasa Jawa yang berarti antara penolakan dan penerimaan yang bersyarat demikian tafsirnya.
Candi penampehan merupakan candi pemujaan dengan tiga tahapan (teras) yang dipersembahkan untuk memuja Dewa Siwa, dimana konon peresmian candi ini dengan mengadakan pagelaran Wayang (ringgit). Selanjutnya era demi era pergolakan perebutan kekuasaan dan politik di tanah jawa berganti mulai dari kerajaan Mataram Kuno, Kediri, Singosari, hingga Majapahit sekitar abad 9-14 M, candi ini terus digunakan untuk bertemu dan memuja Tuhan, Sang Hyang Wenang.
Di dalam kompleks Candi terdapat beberapa Arca yaitu arca Siwa dan Dwarapala, tetapi karena ulah Manusia yang tidak mencintai dan menghargai Heritage dan legacy dari nenek moyang beberapa arca telah hilang dan rusak. Untuk mengamankan beberapa arca yang tersisa yaitu arca siwa sekarang diletakan di museum situs Purbakala Majapahit Trowulan Jawa timur.
Selain Arca terdapat sebuah prasasti kuno yaitu Prasasti Tinulat tertulis dengan menggunakan huruf Pallawa dengan stempel berbentuk lingkaran di bagian atas prasasti. Berdasarkan Penuturan Bu Winarti umur 44 Tahun, juru kunci Candi Penampehan, prasasti itu berkisah tentang Nama-nama raja Balitung, serta seorang yang bernama Mahesa lalatan, siapa dia? Sejarah lisan maupun artefak belum bisa menguaknya. Serta seorang putri yang konon bernama Putri Kilisuci dari Kerajaan Kediri. Selain menyebutkan nama, prasasti itu juga memberikan informasi tentang Catur Asrama yaitu sistem sosial masyarakat era itu di mana pengklasifikasian masyarakat (stratifikasi) berdasarkan kasta dalam agama Hindu yaitu Brahmana, Satria, Vaisya dan Sudra.
Masih di kompleks candi Penampehan terdapat 2 kolam kecil yang bernama Samudera Mantana (pemutaran air samudera), di mana menurut pengamatan empiris selama berpuluh-puluh oleh Bu Winarti, 2 kolam tersebut merupakan indikator keadaan air di Pulau Jawa. Kolam yang sebelah utara merupakan indikator keadaan air di Pulau Jawa bagian utara dan Kolam sebelah selatan merupakan indikator keadaan air di Pulau Jawa bagian selatan. Berdasarkan penuturan Bu Winarti, Apabila sumber air di kedua kolam tersebut kering berarti keadaan air dibawah menderita kekeringan, sebaliknya bila kedua atau salah satu kolam tersebut penuh air berarti keadaan air di bawah sedang banjir. (Sari Oktafiana)

Selasa, 06 November 2012

Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda adalah bukti otentik bahwa tanggal 28 Oktober 1928 bangsa Indonesia dilahirkan. Oleh karena itu sudah seharusnya segenap rakyat Indonesia memperingati momentum 28 Oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia. Proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudian mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi mengangkat harkat dan martabat hidup orang Indonesia asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945

Download Naskah Pidato unduh disini

Minggu, 01 April 2012

khusus bagi anda-anda yang akan menempuh ujian, berikut adalah situs yang cocok bagi anda, berikut saya sertakan link untuk mendownload soal-soal, dan update berita seputar Ujian Nasioanal dan perguruan tinggi di seluruh belahan dunia, berikut link dari soal-soal tersebut:
SMA_-_Kimia_2000
SMA_-_Kimia_2001
SMA_-_Kimia_2002
SMA_-_Kimia_2003
SMA_-_Kimia_2004
SMA_-_Kimia_2005
SMA_-_Kimia_2006
SMA_-_Kimia_2007
selamat dan semoga anda sukses.

Kamis, 29 Maret 2012

International Fellowships Programme, Japanese Association of University Women, Japan

INTERNATIONAL  FELLOWSHIPS  PROGRAMME
The Japanese Association of University Women takes pleasure in announcing its 2012 International Fellowships Programme for women who are carrying out or would like to carry out independent research or advanced study at the post-graduate level in Japan.

The period of the award will be for 3-6 months within the period 15 September 2012 to 31 March 2013. Please read the Guidelines below before applying on the application form provided.

AMOUNT OF FELLOWSHIP
500,000–1,000,000 Yen per grantee. The amount granted will vary depending on duration of stay in Japan and the nature of the work. One-third of the amount will be given to the grantee upon arrival in Japan.

PERIOD OF AWARD
For 3–6 months within the period 15 September 2012 to 31 March 2013.

QUALIFICATIONS

    * Applicant must be a citizen of a country other than Japan
    * Applicant must hold an academic degree equivalent to the bachelor’s degree
    * Applicant’s proposed plan of study or research must be one that will advance her professional competence and that requires being undertaken in Japan
    * Applicant must be accepted by a Japanese institution at which she proposes to undertake study / research.

DOCUMENTS & MATERIAL TO BE SUBMITTED

    * Designated Application Form
    * Three letters of recommendation written by persons who are well acquainted with the applicant’s work. If she is a member of a National Federation or Association of IFUW, she may substitute one of the three persons with the president of her Federation or Association
    * A copy of the letter of acceptance by the Japanese institution at which the applicant proposes to undertake study/research or other supporting documents
    * Medical certificate of health
    * Summary of published works (articles, theses, books up to three) in English.

DEADLINE FOR SUBMISSION OF APPLICATION
For 2012-2013, April 20, 2012 – Postmark Deadline.
The committee will not accept any applications or supporting documents that are submitted after the deadline.

Completed application forms with all required documents and materials should be enclosed in one envelope and posted (e-mail not acceptable ) to:

Ms Kazuko Hirano
Chairperson of International Fellowship Committee
Japanese Association of University Women
11-6-101 Samoncho, Shinjuku-ku
Tokyo 160-0017, JAPAN
TEL:( 81 3) 3358 2882 FAX: (81 3) 3358 2889
E-mail: jauw@jauw.org
International Fellowships Programme, Japanese Association of University Women, Japan, 5.0 out of 5 based on 1 rating

For more information, please visit official website: www.afgwnsw.org.au

Senin, 26 Maret 2012

International Students Scholarships and Financial Aid, Texas A&M University, USA

International students may apply for grants and scholarships if they have demonstrated financial need. Financial need itself does not guarantee that a student will receive a grant or a scholarship. Awards are not designed to meet the student’s entire financial need. They are designed to supplement the student’s other financial resources. This permits limited funds to assist the largest number of students. Grants do NOT include a tuition waiver. Continuing students are eligible to apply, however incoming students are required to show they are able to support themselves for one year while attending Texas A&M University. Incoming students may apply their second year for financial aid.

Semester for which applying: Summer 2012 Semester (summer supplement also required)
Application Deadline: April 1, 2012
Add caption
LATE APPLICATIONS WILL NOT BE ACCEPTED. If you have any questions regarding the application process or documentation requirements, please contact ANNA M. HINES at (979)845-3236, e-mail address ahines@tamu.edu. Students that are sponsored by their country,
an agency, or foundation MUST contact the Sponsored Student Programs Office at (979) 845-2550 or e-mail at ssp@tamu.edu to see if they are allowed to apply for additional aid.
To be eligible to apply for the ITPEG, an international student must be enrolled full-time in a degree-granting course of study at Texas A&M University.
Documentation is required to verify income and asset information requested on this form. The following items MUST be submitted with this application.
  1. Current tax return (1040NR, 1040EZ) if one was filed. Dependent students must provide parent taxes or income statements.
    Note: Some international students may be required to file a U.S. tax return. Please contact International Student Services at (979) 845-1824 if you have questions regarding the proper forms and procedures.
  2. All applicants must provide a letter from their bank with the following information (or the attached bank form):
    - Current checking and savings account balances
    - Total amount of deposits to your checking & savings accounts in the last 12 months
    - Total value of all Certificates of Deposit and/or other securities
    *If you have had more than one bank in the last 12 months, bank forms for each bank will be required.
  3. A letter (composed by the student) which fully explains your need for financial assistance is required. You must explain how you originally planned to finance your education, and why you are now unable to obtain the funding for completion of your studies at TAMU. Also, provide any documentation which supports your request. Please do not assume Scholarships & Financial Aid is aware of all recent events in your country. Include in your letter any changes(i.e. natural disasters, changes in national economy) in your country which affect you or your family’s ability to obtain the funding expected.
Visit official website.
INTERNATIONAL STUDENT FINANCIAL AID APPLICATION
Texas A&M University
Scholarships and Financial Aid
College Station, TX 77842-3016
(979) 845-3236

Senin, 10 Oktober 2011

HUTAN GUNDUL PANAS MENYENGAT

Seperti itulah yang dirasakan oleh sebagian besar orang yang ingin merasakan berkunjung di taman wisata Pantai Indah Popoh. Disepanjang jalan menuju pantai tersebut gundul. Sebagian besar dari hutan tersebut yang terdiri dari rerumputan dengan sedikit pepohonan kecil disekitarnya. hangus terbakar oleh panasnya matahari.
"ini adalah agenda rtin yang setiap musim kemarau, jadi saya sudah terbiasa oleh keadaan yang seperti ini" ujar gito ketika berjalan diladangnya".

Senin, 03 Oktober 2011

WASIAT SYEH ABD KHODIR JAILANI

"Janganlah berbuat bid'ah dan sesuatu yang baru dalam agama Allah. Ikutilah para saksi yang adil berdasarkan Al Qur'an dan Sunnah karena keduanya akan mengantarkanmu kepada Tuhanmu 'Azza wa Jalla. Jika kamu berbuat bid'ah, saksimu adalah akal dan hawa nafsumu sendiri. Keduanya akan mengantarkanmu kepada neraka dan mempertautkanmu dengan Fir'aun, Haman, beserta bala tentaranya. Jangan engkau berhujah dengan qadr, karena itu tidak akan diterima darimu. Engkau harus masuk Darul Ilmi dan belajar, beramal, lalu ikhlas". (Syaikh Abdul Qadir Jailani dlm Al Fath Ar Rabbani, al Majlis 47)

"Ber-ittiba'lah dan jangan berbuat bid'ah. Patuhilah dan janganlah membangkang. Bersabarlah dan jangan khawatir. Tunggulah dan jangan berputus asa". (Al Sya'rani, al Thabaqat al Kubra hal. 129)

"Hendaklah kalian ber-ittiba' dan tidak berbuat bid'ah. Hendaklah kalian bermazhab kepada Salafus Shalih. Berjalanlah pada jalan yang lurus". (Syaikh Abdul Qadir Jailani dlm Al Fath Ar Rabbani, al Majlis 4)

"Ikutilah sunnah Rasul dengan penuh keimanan, jangan membuat bid'ah, patuhlah selalu kepada Allah dan Rasul-Nya, jangan melanggar, junjung tinggi tauhid dan jangan menyekutukan Dia". (Syaikh Abdul Qadir Jailani dlm FUTUH GHAIB risalah 2).

Syaikh Abdul Qadir Jailani berkata; Nabi bersabda : "Barangsiapa berbuat sesutu yang tidak kami perintahkan, maka perbuatnnya tertolak. Hal ini meliputi kehidupan, kata dan perilaku. Hanya Nabilah yang dapat kita ikuti, dan hanya berdasarkan al Qur'anlah kita berbuat. Maka jangan menyimpang dari keduanya ini, agar engkau tidak binasa, dan agar hawa nafsu serta setan tidak menyesatkanmu". (Syaikh Abdul Qadir Jailani dlm FUTUH GHAIB risalah 36).